Blog

  • Kegiatan “Taman Cendekia” Pringsewu

    Kegiatan KL “Taman Cendekia” Pringsewu

    Taman Cendekia adalah sebuah wadah yang bertujuan untuk menciptakan ruang pembelajaran dan pengembangan diri bagi masyarakat. Program kegiatan didalamnya dirancang untuk menginspirasi, mendukung, dan membekali siapa saja dengan berbagai keterampilan serta wawasan melalui serangkaian kegiatan yang bermanfaat.

    Sarasehan

    Sarasehan adalah kegiatan diskusi santai tentan topik-topik yang hangat dibicarakan seputar pendidikan, sosial, budaya, dll.

    Tujuan: Memfasilitasi pertukaran ide dan perspektif, serta memperluas wawasan peserta melalui dialog interaktif.

    Kegiatan: Diskusi panel, sesi tanya jawab, presentasi, dan penampilan-penampilan

    Latihan Nulis

    Latihan nulis adalah latihan nulis bareng yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan menulis peserta. Kegiatan ini terbuka untuk semua kalangan, baik pemula maupun penulis berpengalaman.

    Tujuan: Meningkatkan keterampilan menulis, menginspirasi kreativitas, dan membangun komunitas penulis yang saling mendukung.

    Kegiatan: Workshop penulisan, peer review, menulis cerita pendek, puisi, artikel, dan jurnal.

    Training Motivasi

    Training Motivasi adalah program pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan semangat, kepercayaan diri, dan motivasi peserta dalam mencapai tujuan pribadi dan profesional.

    Tujuan: Memberikan inspirasi dan strategi praktis untuk mengatasi hambatan, mengembangkan mindset positif, dan memaksimalkan potensi diri.

    Kegiatan: Sesi motivasi oleh pembicara inspiratif, aktivitas pembentukan tim, latihan visualisasi, dan perencanaan tujuan.

    Bimbingan & Konseling

    Bimbingan & Konseling menyediakan layanan dukungan emosional dan psikologis bagi peserta yang membutuhkan bantuan dalam mengatasi berbagai masalah pribadi, akademis, maupun karier.

    Tujuan: Membantu peserta menemukan solusi atas permasalahan yang dihadapi, meningkatkan kesejahteraan mental, dan memberikan panduan untuk pengembangan diri yang lebih baik.

    Kegiatan: Sesi konseling individu, grup support, seminar kesehatan mental, dan lokakarya pengembangan diri.

    Taman Cendekia berharap dengan adanya kegiatan-kegiatan ini, masyarakat dapat lebih termotivasi untuk terus belajar, berkreasi, dan berkembang menuju kehidupan yang lebih baik.

    Uuntuk informasi lebih lanjut mengenai pelaksanaan kegiatan bisa dilihat di di sini atau pengumuman

  • Kenaikan UKT Dibatalkan: Mendikbudristek Nadiem Makarim Mendengar Aspirasi Mahasiswa

    Kenaikan UKT Dibatalkan: Mendikbudristek Nadiem Makarim Mendengar Aspirasi Mahasiswa

    Jakarta. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, mengumumkan pembatalan kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk tahun ajaran 2024/2025 di seluruh Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Pengumuman ini disampaikan setelah pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka pada Senin (27/5/2024).

    Nadiem menyampaikan apresiasi atas masukan dari berbagai pihak, termasuk mahasiswa, keluarga, dan masyarakat. Dia menegaskan bahwa Kemendikbudristek telah berkoordinasi dengan para pemimpin perguruan tinggi untuk membahas pembatalan kenaikan UKT, yang disetujui oleh Presiden Jokowi.

    Dalam pertemuan tersebut, selain membahas UKT, dibahas juga berbagai isu di bidang pendidikan serta beberapa solusi untuk mengatasi kesulitan mahasiswa. Nadiem menggarisbawahi bahwa detail teknis terkait kebijakan ini akan diumumkan oleh Dirjen Diktiristek.

    Pembatalan kenaikan UKT ini terkait dengan Permendikbudristek Nomor 2 Tahun 2024 tentang Standar Satuan Biaya Operasional Pendidikan Tinggi (SSBOPT). Kebijakan ini awalnya dimaksudkan untuk menyesuaikan biaya operasional pendidikan tinggi dengan kebutuhan teknologi yang meningkat dan perubahan dunia kerja. Namun, banyak terjadi polemik dan protes dari mahasiswa di berbagai PTN seperti Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Brawijaya, Universitas Sumatera Utara, dan Universitas Riau.

    Kemendikbudristek mengklarifikasi bahwa miskonsepsi terkait Permendikbudristek ini hanya berlaku bagi mahasiswa baru, dan bahwa data yang tidak akurat dapat menyebabkan penempatan mahasiswa dalam kelompok UKT yang tidak sesuai. Meskipun demikian, keputusan ini diambil untuk memastikan kebijakan yang berkeadilan dan inklusif.

    Dengan keputusan ini, diharapkan mahasiswa dapat lebih fokus pada pembelajaran tanpa terbebani oleh kenaikan biaya pendidikan.

    Editor: Chotibul Umam

  • Contoh Teks Pildacil SD, tema Keutamaan Sholat 5 Waktu

    Contoh Teks Pildacil SD, tema Keutamaan Sholat 5 Waktu

    Keutamaan sholat lima waktu. Sahabat Raka dimanapun berada, dalam perjalanan spiritual seorang Muslim, salah satu aspek yang paling penting adalah sholat lima waktu. Sholat bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga merupakan titik sentral dalam hubungan kita dengan Allah SWT. Pada suatu lomba dai kecil, anak-anak SD berbakat berkumpul untuk berbicara tentang keutamaan sholat lima waktu. Dengan penuh semangat dan keinginan untuk berbagi pengetahuan, mereka membawa pesan yang penting bagi diri mereka sendiri dan juga para pendengar mereka.

    Dalam pidato mereka, mereka menggali makna dan signifikansi dari sholat lima waktu. keutamaan sholat menjadi fokus utama dalam setiap pembicaraan mereka. Dari menjelaskan pentingnya ketaatan kepada Allah SWT hingga merangkai bukti-bukti yang menunjukkan bahwa sholat adalah jalan menuju surga, anak-anak ini dengan penuh keberanian dan kecakapan menyampaikan pesan yang mendalam.

    Dalam pidato yang dibawakan, kita akan menyaksikan pesona dan kebijaksanaan yang dimiliki oleh para peserta lomba dai kecil tersebut, sambil memahami betapa pentingnya sholat lima waktu dalam kehidupan seorang Muslim. Mari kita simak dengan hati yang terbuka dan pikiran yang lapang, karena pesan yang mereka sampaikan mungkin saja menjadi inspirasi bagi kita semua untuk meningkatkan hubungan spiritual kita dengan Allah SWT melalui sholat.

    Berikut ini salah satu contoh teks pidato lomba dai kecil dengan tema Keutamaan Sholat Lima Waktu

    untuk teks pidato tema lainnya bisa dilihat di sini

     

     

    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

    Yang terhormat para Dewan Juri lomba Dai Kecil, bapak/ ibu guru yang saya hormati, serta teman-teman peserta lomba Dai Kecil yang saya cintai,

    Pertama-tama, marilah kita bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kita kesempatan untuk berkumpul di sini dalam rangka lomba dai kecil hari ini, tanpa ada halangan suatu apapun.

    Sholawat serta salam, marilah kita sanjung agungkan kepada junjungan kita, nabi Agung Muhammad SAW. yang kita harapkan syafa’atnya, kelak fii yaumil akhiroh. Aamiin.

    Bapak/ibu dan teman-teman Rohimakumullah.

    Hari ini, saya bersyukur kepada Allah karena saya diberi kesempatan untuk berbicara di hadapan hadirin semua. Adapun tema yang akan saya bawakan pada kesematan kali ini yaitu, tentang salah satu kewajiban paling agung dalam agama Islam, yaitu sholat lima waktu.

    Sholat lima waktu adalah tiang agama kita. Sholat adalah suatu keharusan yang tidak boleh kita tinggalkan sama sekali. Allah SWT berfirman dalam Al-Quran:

    وَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ وَارْكَعُوْا مَعَ الرّٰكِعِيْنَ

    “Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah bersama orang-orang yang ruku’.” (Al-Baqarah: 43)

    Dalam hal ini, Allah SWT memerintahkan kita untuk mendirikan sholat dan menunaikan kewajiban zakat. Sholat adalah kewajiban yang sangat penting dalam agama Islam. Ada banyak keutamaan yang diberikan Allah kepada kita ketika kita menunaikan sholat lima waktu dengan penuh khusyu.

    Pertama, sholat lima waktu adalah bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Ketika kita menunaikan sholat, kita menunjukkan kepada Allah bahwa kita tunduk dan patuh kepada-Nya. Ini adalah cara kita menegaskan keimanan dan ketaatan kita kepada Allah SWT.

    Kedua, sholat adalah cara kita untuk bersyukur kepada Allah atas semua nikmat yang telah diberikan-Nya kepada kita. Setiap kali kita sujud dalam sholat, kita mengakui bahwa segala sesuatu yang kita miliki berasal dari Allah SWT, dan kita bersyukur atas segala karunia-Nya.

    Ketiga, sholat adalah sarana untuk membersihkan diri kita dari dosa-dosa kita. Ketika kita melakukan sholat, kita memohon ampunan kepada Allah atas dosa-dosa kita. Sholat membantu kita untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas hidup kita secara spiritual.

    Keempat, sholat adalah cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ketika kita berkomunikasi dengan Allah dalam sholat, kita merasa lebih dekat dengan-Nya. Sholat adalah saat di mana kita bisa merasakan kehadiran Allah dalam hidup kita.

    Terakhir, sholat adalah jaminan surga bagi orang yang menunaikannya dengan sungguh-sungguh. Rasulullah SAW bersabda, “Sholat lima waktu, Jumat ke Jumat, dan Ramadhan ke Ramadhan adalah penutup dosa-dosa di antara keduanya jika dihindari dosa besar.” (HR. Muslim)

    Hadirin-hadirot rohimakumullah.

    Itulah tadi, beberapa keutamaan sholat lima waktu.  Sebelum saya menutup pidato ini, izinkan saya memberikan kesimpulan dari apa yang saya sampaikan. Yaitu, bahwa sholat lima waktu adalah salah satu kewajiban paling agung dalam agama Islam. Dengan menunaikan sholat, kita menunjukkan ketaatan, bersyukur, membersihkan diri dari dosa, mendekatkan diri kepada Allah, dan mendapatkan jaminan surga. Oleh karena itu, marilah kita tingkatkan kualitas sholat kita, agar kita dapat merasakan manfaat dan keutamaan yang Allah janjikan kepada orang-orang yang menunaikannya dengan sungguh-sungguh.

    terakhir, marilah kita semua berkomitmen untuk menjaga sholat lima waktu dengan penuh kesadaran dan ketaatan. Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi dan membimbing kita semua pada jalan-Nya yang lurus. Amin.

    Terima kasih.

    Wallahul muwafiq ila aqwamiththoriq. Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.

     

     

     

     

     

     

  • 7 Contoh Pantun Cinta yang Romantis dan Penuh Makna

    7 Contoh Pantun Cinta yang Romantis dan Penuh Makna

    Halo, sahabat Cendekia, para pecinta sastra dan seni berpantun! Selamat datang di blog kami yang penuh dengan inspirasi dan kreativitas. Pada kesempatan kali ini, kami ingin berbagi dengan Anda beberapa contoh pantun cinta yang romantis dan penuh makna. Pantun, sebagai salah satu bentuk puisi tradisional Indonesia, tidak hanya digunakan untuk hiburan semata, tetapi juga sebagai sarana untuk mengungkapkan perasaan dan pesan yang mendalam. Dalam budaya kita, pantun cinta memiliki tempat istimewa karena mampu menyentuh hati dan memberikan kesan yang mendalam bagi pendengarnya.

    Pantun cinta sering kali menjadi pilihan untuk mengungkapkan perasaan kasih sayang, kekaguman, dan cinta yang tulus kepada orang yang kita cintai. Dengan rima yang indah dan kata-kata yang dipilih dengan hati-hati, pantun cinta dapat membuat hati siapa saja yang mendengarnya menjadi berbunga-bunga. Berikut ini kami sajikan tujuh contoh pantun cinta yang dapat Anda gunakan untuk menyampaikan perasaan Anda kepada orang yang Anda cintai.

    Contoh Pantun Cinta 1

    Pohon jati di tepi telaga,

    Tumbuh subur di tanah rata.

    Hatiku ini selalu bahagia,

    Saat bersamamu cinta sejati kita.

    Pantun ini menggambarkan kebahagiaan dan ketulusan cinta sejati yang dirasakan oleh seseorang. Dengan menggunakan gambaran alam, pantun ini mampu mengungkapkan betapa mendalamnya perasaan cinta tersebut.

    Contoh Pantun Cinta 2

    Burung nuri terbang tinggi,

    Hinggap sebentar di pohon kelapa.

    Kasihmu bagaikan sinar mentari,

    Hangatkan hatiku setiap masa.

    Di pantun ini, kasih sayang diibaratkan seperti sinar mentari yang selalu menghangatkan hati. Penggunaan burung nuri yang terbang tinggi menambah kesan keindahan dan kebebasan dalam cinta.

    Contoh Pantun Cinta 3

    Mentari pagi bersinar terang,

    Menyinari bumi dengan penuh suka.

    Cinta ini akan terus memancar,

    Selamanya untukmu duhai kasihku.

    Pantun ini mengekspresikan janji cinta yang abadi, selalu memancar seperti mentari pagi. Kata-kata yang digunakan menunjukkan kesungguhan dan keabadian cinta tersebut.

    Contoh Pantun Cinta 4

    Bunga mawar harum mewangi,

    Tumbuh indah di taman kota.

    Cintaku padamu takkan pernah mati,

    Selalu setia dalam suka dan duka.

    Dengan menggunakan simbol bunga mawar, pantun ini menggambarkan keharuman dan keindahan cinta yang abadi, setia dalam setiap keadaan.

    Contoh Pantun Cinta 5

    Langit biru dihiasi pelangi,

    Warnanya indah bak lukisan semesta.

    Setiap detik ku ingin kau di sini,

    Menemani dalam cinta yang nyata.

    Pantun ini mengungkapkan keinginan untuk selalu bersama dalam cinta yang nyata dan indah seperti pelangi di langit biru.

    Contoh Pantun Cinta 6

    Angin malam berhembus lembut,

    Menyapa dedaunan di pohon beringin.

    Cinta kita bak permata yang elok,

    Takkan pudar oleh waktu dan angin.

    Pantun ini menggunakan gambaran angin malam dan permata untuk menggambarkan cinta yang abadi dan tidak akan pudar oleh waktu.

    Contoh Pantun Cinta 7

    Nelayan pergi menjala ikan,

    Di tepi laut saat senja tiba.

    Cinta ini selalu penuh harapan,

    Bersama selamanya dalam bahagia.

    Pantun terakhir ini menekankan pada harapan dan kebahagiaan yang selalu menyertai cinta, seperti nelayan yang selalu berharap hasil tangkapan yang melimpah.

    Dengan tujuh contoh pantun cinta di atas, semoga Anda dapat menemukan inspirasi untuk mengungkapkan perasaan cinta Anda kepada orang terkasih. Jangan lupa untuk selalu menyampaikan cinta dengan tulus dan penuh makna, karena cinta adalah salah satu anugerah terindah dalam hidup. Selamat berpantun dan semoga cinta Anda selalu bersemi!

    salam hangat, 

    Penulis, 

  • Sebuah Ingatan Menulis Untukmu, cerpen

    Sebuah Ingatan Menulis Untukmu

    Tak ada yang bisa ku bagi denganmu,  tak ada yang ingin ku bagi denganmu, tak ada apapun, satupun bahkan sekedar  titik, koma, atau apa saja.

    ***

    Masa laluku adalah sumur kering yang tidak meninggalkan setetespun ingatan yang tersisa. Jadi untuk apa kau masih bertanya dan masih saja memaksa. 

    Katamu, “Aku begitu ingin tahu.”

    Katamu, “Aku hanya ingin membantu.”

    Hah,  tentu saja aku meringis mendengar kata-katamu yang terdengar lugu. Berpikir negatif dengan rasa penasaranmu yang terlalu. 

    “Aku tak butuh bantuanmu.” jawabku lirih seolah sedang berbisik pada angin yang saat ini sedang menyapu wajahmu. 

    “Aku sungguh ingin membantu.” pintamu dengan memelas. 

    “Aku tak butuh bantuanmu.” penolakanku makin mengeras.

    Apa kau tidak bosan mendengar jawabanku yang berulang-ulang. Tak ada yang bisa kurasakan saat ku kunyah kata-katamu kecuali getir pasir yang kau jejalkan dengan mulutmu. 

    Kau memang keras kepala, terus saja datang tak kenal titi mangsa. Mungkin kau sengaja mematikan detak angka yang melingkar di tangan kirimu, di dalam bingkai kaca yang terpasang di dinding kamarmu, dinding ruang tamumu, dinding dapurmu, bahkan di layar ponselmu supaya aku tahu bahwa kau memang tak pernah bisa akur dengan waktu. 

    Pagi, siang, sore, dan malam kau selalu datang. Entah itu hanya dalam pikiran atau sapaan di ponselku.  Seperti  malam ini, aku kembali menemukan sms dari nomor yang kuberi nama atas namamu. 

     “Assalamu’alaikum Wr. Wb.”   tulismu di awal kalimat. Selalu, ucapan salam yang sempurna.

    Kemudian tidak lupa disertakan gambar emosi  berupa senyuman atau tawa ceria seperti biasa. Setelah itu, kau akan mulai bertanya dan terus bertanya yang aku tak tahu jawabannya kecuali kata entah lah, terserah lah, dan masa bodoh lah.

    Sampai saat ini aku tidak suka, tapi juga khawatir seandainya esok kau lupa apakah aku akan merindukannya.

    ***

    Tak ada satupun yang kekal dan abadi di dunia ini. Tidak ada pengecualian bahkan hati manusia. Dulu, aku sangat menyukai lelaki sepertimu, tapi sekarang tak ada yang berkesan, entah itu hanya sebagai teman, sahabat, atau sekedar orang yang  baru kukenal.  

    “Kau suka membaca?”  tanyamu ramah  

    “Dulu suka, sekarang tidak.”  jawabku sedikit marah

    “Kau suka menulis?” tanyamu selanjutnya 

    “Dulu suka, sekarang tidak.” jawabku masih sama 

    “Kau suka membaca novel?” pertanyaanmu  yang ketiga

    “Dulu suka, sekarang tidak.” Jawabanku yang selalu sama. 

    Akhirnya  kau hanya tersenyum seperti biasa, senyum yang biasa saja. 

    “Mau enggak, aku kirimi novelku?” aku agak terkejut dan menjawab sekenanya saja.

    “Boleh.”

     Terakhir  kau meminta alamatku dan aku pun memberikannya.

    Saat itu aku masih bisa untuk tidak berpikir apapun tentang obrolan kita seperti semua peristiwa biasa yang tidak pernah kupikirkan sebelumnya. Aku sudah belajar banyak dan melalui proses panjang untuk bisa menjalani setiap peristiwa dengan menganggapnya biasa saja. Aku sudah terbiasa tidak memikirkan kenapa peristiwa itu terjadi dan tidak mengambil kesimpulan pada setiap akhirnya. Bagiku kehidupan memang menyajikan pertemuan dan perpisahan,  jadi jangan terlalu bahagia dan jangan terlalu rasakan sakitnya. Jalani saja dengan santai sampai akhir dengan berpikir  sederhana dan menyederhanakan pikir.  

    Sikap demikian  juga aku lakukan  terhadap peristiwa awal perkenalan kita di dunia maya yang tidak lagi kutemukan dalam ingatan. Saat itu entah hari apa, entah langit berwarna biru muda atau biru tua. Yah, entahlah aku benar-benar  lupa hingga akhirnya menganggapnya biasa saja.

    “Kenapa tidak menulis lagi” tanyamu tanpa dosa.

    “Malas,” jawabku datar tak tahu harus bagaimana.

    Aku sudah lupa bagaimana caranya mengolah rasa. Hati ini hanya tinggal organ tubuh yang tak tahu harus aku apakan keberadaannya. Dulu aku telah membiusnya hingga tak bisa merasakan apa-apa.

     “Dengan keadaanku sekarang bagaimana mungkin aku bisa menulis lagi.” bicaraku dalam hati.

    “Sebagai mantan mahasiswa jurusan sastra, sayang sekali waktu yang terbuang sia-sia  jika tidak digunakan untuk  menulis dan bla bla bla….”Kali ini kau gunakan jurus ceramah panjangmu untuk mengalahkanku.

      “Tak tahulah,”  aku pun menggunakan jurus kalimat andalanku untuk menangkis seranganmu.

    Entah sudah jam berapa ketika kau berhenti bersuara,  meninggalkanku yang hanya bisa terdiam tak bisa ke mana mana. Di  kamar yang kosong dan ingatan yang kosong mataku terus saja menyala. Aku sempat ingin memanggilmu, tapi tak tahu bagaimana caranya. Entah kenapa kali ini aku tak bisa bersikap biasa saja, meski juga sadar jika orang lain hanya melihat kita sebentar, menilai kita, kemudian lupa.

     Hingga kemarin aku tak bisa merasakan kedatangan siapapun.  Meski terkadang ada yang membawa seikat bunga, sekata cinta, bahkan sekedar ucapan salam kenal.  tak ada yang berkesan dari setiap kedatangan, kecuali hanya mencoba memahami setiap kepergian setelah mereka bosan dalam penantian. Ada yang pergi sambil mengumpat seekor anjing, ada yang hanya menggumam tapi kemudian berteriak  di luar, dan ada pula yang pergi tanpa kusadari ketika yang datang adalah pria yang sangat hati-hati.

    Dari  setiap lelaki yang datang tak ada yang berceramah  sepertimu. Tak ada yang bertanya tentang masa laluku. Tak ada yang menganggap apakah menulis itu penting atau tidak bagiku. Bukan karna mereka tidak tahu, tapi karena dunia mereka berbeda denganku dan wajar saja jika itu menjadi tidak penting bagi mereka.  Sedang kau, meski aku sangat benci dengan ceramahmu, tapi aku juga mengerti bahwa duniamu adalah masa laluku. Dan kau hanya heran kenapa menulis hanya menjadi masa lalu untukku, padahal menulis adalah masa lalu, masa sekarang, dan masa depan untukmu. 

    “Yuk menulis lagi..’  ajakmu dengan hangat.

    “Malas,”  jawabku amat singkat. 

    Kupikir jawaban singkatku akan mempersingkat obrolan kita, tapi ternyata tidak demikian. Malam  ini kau menceramahi aku lagi. Kali ini tentang kesenangan terhadap menulis dan hebatnya sebuah tulisan. Menurutmu, sebuah karya tulis akan menjadi tanda keberadaanmu di atas bumi  meski suatu saat nanti kau sudah tidak terlihat lagi. Banyak yang kau katakan dan banyak pula yang tidak kudengarkan.

    “Ayo, mulai menulis lagi,” ajakmu terakhir kali. 

    “Malas,” jawabku masih sama seperti  saat kau mengajakku pertama kali.

    Malam ini berakhir sama seperti malam sebelumnya. Mataku terus saja menyala meski sudah kumatikan ponselku supaya tidak bisa lagi mendengar ceramahmu. Situasi ini sungguh tidak adil, aku terus terjaga sedang kau di sana tidur dengan nyenyaknya. Aku harus bagaimana, aku harus mengadu pada siapa.

    Seperti  kau yang selalu bertanya padaku, sesungguhnya aku juga ingin sekali bertanya padamu. seandainya saja kau tahu tanpa aku harus mengatakannya pasti itu akan sangat membantu.  Tapi kenyataannya, sekarang aku hanya bisa bertanya dan mencari sendiri berbagai kemungkinan jawabannmu.

    Mungkin kau akan menjawab, “Pasti ada hikmah di balik setiap peristiwa,”  atau, “Yah inilah kehidupan, semua sudah direncanakan dan kita tinggal menjalaninya dengan penerimaan.” Sedang kemungkinan jawaban lainnya, aku yakin pasti masih tetap dengan isi yang sama hanya menggunakan diksi yang berbeda. 

    “Masihkah ada gunanya, jika ku lihat lagi masa laluku sekarang,” tanyaku dalam hati.

    Akhirnya aku jadi banyak bertanya dan kuwalahan sendiri untuk menjawabnya. Aku juga mencoba mengingat apakah dulu aku bisa menulis, seperti apa bentuknya dan di mana aku menyimpannya. Sepertinya  ada kata-katamu yang  terjebak di hatiku kemudian menguasai pikiranku.

    Pada malam berikutnya, kaupun memanfaatkan pertahananku yang sudah rapuh. Kau menyuruhku untuk membuat cerita pendek dan mengirimkannya ke alamat emailmu yang kau beri jangka waktu sampai tanggal terakhir bulan ini.  Gayamu saat itu seperti seorang guru yang kemudian aku iyakan seolah aku adalah muridmu.  Mungkin karena aku telah kalah darimu dan sebagai pihak yang kalah aku harus menuruti keinginanmu. 

    *** 

    Maka Bacalah dengan teliti apa yang kutulis ini. Jangan sampai ada yang terlewatkan, karna mungkin di  sana ada masa lalu yang  bisa kubagi denganmu, sesuatu yang ingin kubagi denganmu.

    Tanggamus, Oktober 2020

    Biodata Penulis,

    Nama : Mai Hamdati

    Penulis adalah lulusan Fakultas Sastra UNY. Pernah aktif di beberapa majalah sekolah, dan banyak menulis cerpen dan puisi. Saat ini tinggal di Tanggamus, Lampung.

    HP. : 081367454393

    No. Rek. : Bank Lampung 3890301035118 a.n Mai Hamdati

    Fb.                   : https://web.facebook.com/hamdati

  • Sambutan Ketua RT dalam Acara Musyawarah Ronda Malam

    Sambutan Ketua RT dalam Acara Musyawarah Ronda Malam

    Sambutan Ketua RT dalam Acara Musyawarah Ronda Malam. Sahabat cendekia dimanapun berada, selamat datang di blog kami! Pada kesempatan kali ini, kami ingin berbagi mengenai sambutan yang disampaikan oleh Ketua RT dalam acara musyawarah yang membahas tentang ronda malam. 

    Acara ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan keamanan lingkungan serta mempererat tali silaturahmi antarwarga. Di bawah ini adalah sambutan lengkap yang mencakup latar belakang, tujuan, rencana pelaksanaan, pembagian tugas, kebutuhan peralatan, serta koordinasi yang diperlukan agar ronda malam dapat berjalan dengan sukses dan efektif.

    Dalam acara musyawarah yang membahas tentang ronda malam, seorang Ketua RT perlu menyampaikan beberapa hal penting untuk memastikan pembahasan berjalan lancar dan mencapai tujuan yang diharapkan. 

    Semoga sambutan ini dapat memberikan inspirasi dan panduan bagi komunitas lain yang ingin mengimplementasikan program serupa di lingkungan mereka. 

    contoh Video sambutan berbagai acara klik Ch. Umam Channel

    Berikut adalah poin-poin yang perlu disampaikan oleh Ketua RT. Selamat membaca!

    Sambutan Ketua RT: Pembukaan dan Pengantar

    Ucapan selamat datang kepada semua warga yang hadir.

    Penjelasan singkat mengenai tujuan musyawarah.

    Menyampaikan pentingnya peran serta semua warga dalam ronda malam untuk menjaga keamanan lingkungan.

    Tujuan musyawarah

    Menjelaskan alasan diadakannya ronda malam, misalnya meningkatnya kasus pencurian atau kejadian-kejadian yang mengganggu keamanan.

    Menguraikan tujuan dari ronda malam, seperti meningkatkan keamanan, mempererat silaturahmi antarwarga, dan membangun rasa tanggung jawab bersama.

    Rencana Pelaksanaan Ronda dan rute/ area roda

    Menjelaskan jadwal ronda malam, misalnya frekuensi ronda (setiap malam, seminggu sekali, dsb.).

    Menentukan waktu ronda malam dimulai dan diakhiri.

    Membahas rute atau area yang akan dijaga selama ronda.

    Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab 

    Menyusun daftar tugas dan membagi tanggung jawab kepada warga yang bersedia ikut serta dalam ronda.

    Menyepakati rotasi atau giliran ronda agar semua warga mendapatkan kesempatan yang adil.

    Peralatan dan sarana/ prasarana

    Menentukan kebutuhan peralatan untuk ronda malam, seperti senter, alat komunikasi (HT atau ponsel), tongkat ronda, dan peluit.

    Membahas siapa yang bertanggung jawab atas penyediaan dan perawatan peralatan.

    Koordinasi dan Komunikasi

    Menyusun sistem komunikasi yang efektif selama ronda, baik antaranggota ronda maupun dengan pihak berwajib jika terjadi sesuatu yang mencurigakan.

    Menunjuk koordinator atau penanggung jawab ronda malam untuk setiap sesi ronda.

    Penanganan Situasi Darurat

    Memberikan panduan mengenai tindakan yang harus diambil jika menemukan situasi mencurigakan atau darurat.

    Menyampaikan prosedur pelaporan kejadian kepada pihak berwajib (polisi).

    Penutup: apresiasi dan mengajak partisipasi aktif warga:

    Mengajak semua warga untuk aktif berpartisipasi dan menyampaikan pentingnya kerjasama dalam menjaga keamanan lingkungan.
    Membuka sesi tanya jawab untuk mendengarkan masukan dan saran dari warga.
    Menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada warga yang hadir dan berpartisipasi.

    Dengan menyampaikan poin-poin tersebut, Ketua RT dapat memastikan bahwa musyawarah berjalan dengan terstruktur dan mencapai kesepakatan bersama mengenai pelaksanaan ronda malam yang efektif dan efisien.

    Contoh Sambutan Ketua RT dalam acara Musyawarah Ronda Malam

    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

    Selamat malam dan salam sejahtera untuk kita semua,

    Jajaran pengurus RT yang saya hormati

    Para sesepuh dan tokoh masayarakat desa Krakal, yang saya hormati,

    Tokoh pemuda dan karang taruna yang saya banggakan

    Serta hadirin warga desa Krakal yang saya muliakan

    Pertama, marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan hidayah-Nya kita dapat berkumpul pada malam hari ini dalam keadaan sehat wal afiat. Sholawat teriring salam, semoga tetap tercurah atas baginda nabiyullah Muhammad SAW. Aamiin.

    Hadirin Rohimakumullah,

    Sebelum saya berbicara panjang lebar, pertama, saya ucapkan selamat datang dan terima kasih kepada seluruh warga yang telah menyempatkan hadir dalam acara musyawarah pada malam hari ini. semoga, kehadiran kita semua disini, dalam acara musyawarah yang akan kita lakukan, dapat membawa manfaat, terutama terkait masalah keamanan lingkungan. Aamiin.

    Saudara-saudara sekalian,

    Perlu saya sampaikan bahwa, tujuan utama kita berkumpul pada malam ini adalah untuk membahas perihal keamanan lingkungan, terutama terkait pelaksanaan ronda malam. Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa keamanan lingkungan adalah faktor penting dalam rangka untuk menjaga ketentraman, ketertiban, dan kedamaian dilingkungan kita.

    Untuk itu, dalam sambutan ini, ada beberapa hal yang perlu saya sampaikan,

    Pertama, Kegiatan Ronda malam, bukan hanya bertujuan untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk mempererat silaturahmi antarwarga dan membangun rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan lingkungan kita. Untuk itu marilah kita bersama-sama, dalam forum ini, kita bermusyawarah, untuk mengambil satu keputusan bersama, yang kita sepakati bersama, dan untuk kita jalankan bersama, hingga akahirnya, akan bermanfaat bagi kita semua.

    Kemudian yang kedua, sebagai pengantar dalam musayawarah ini, nanti ada beberapa hal yang perlu kita bahas, diantaranya, mengenai waktu pelaksanaan, rute atau area jalan keliling saat ronda, jadwal giliran, peralatan atau sarana yang dibutuhkan, dsb.

    Mengenai waktu, ini saya mengusulkan agar ronda dilaksanakan setiap malam, dimulai pukul 22.00 hingga 04.00 pagi, ini hanya pandangan dan usul saja. Nanti Kita akan bahas juga terkait rute atau area yang akan dijaga, sehingga seluruh wilayah RT kita terpantau dengan baik, 

    Berikutnya, agar rencana pelaksanaan ronda malam ini berjalan lancar, kita perlu menyusun jadwal atau daftar tugas dan tanggung jawab yang akan kita laksanakan. Kami mengusulkan agar dilakukan rotasi atau giliran ronda, sehingga semua warga mendapatkan kesempatan yang adil dan tidak terlalu memberatkan.

    Selanjutnya, untuk mendukung pelaksanaan ronda, kita perlu menentukan kebutuhan peralatan seperti senter, alat komunikasi (HT atau ponsel), tongkat ronda, dan peluit. Kita juga perlu membahas siapa yang akan bertanggung jawab atas penyediaan dan perawatan peralatan ini.

    Selain hal diatas, kita perlu menyusun sistem komunikasi yang efektif selama ronda. Baik antaranggota ronda maupun dengan pihak berwajib jika terjadi sesuatu yang mencurigakan. Sehingga perlu ditunjuk koordinator atau penanggung jawab ronda malam untuk setiap sesi ronda.

    Hal yang perlu dibahas juga adalah panduan mengenai tindakan yang harus diambil jika menemukan situasi mencurigakan atau darurat. Serta bagaimana prosedur pelaporan kejadian kepada pihak berwajib, dalam hal ini pihak kepolisian. Ini perlu kita bahas, sebagai bahan antisipasi, tetapi kita berharap agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita ingin kan.

    Hadirin peserta musayawarah yang saya hormati,

    Saya selaku ketua RT, mengajak semua warga untuk aktif berpartisipasi dan menekankan pentingnya kerjasama dalam menjaga keamanan lingkungan. Karena, keamanan lingkungan kita, adalah tanggung jawab kita bersama. Dan musyawarah ini, kita manfaatkan bersama untuk mendengarkan masukan dan saran dari bapak-ibu semua, sehingga keputusan yang diambil benar-benar merupakan hasil kesepakatan bersama.

    Terakhir, saya sangat mengapresiasi kehadiran bapak ibu semua. Semoga apa yang akan kita sepakati dan kita hasilkan dalam musyawarah ini dapat mewujudkan lingkungan yang aman dan nyaman bagi kita semua, dan semoga segala usaha kita diridhai oleh Allah SWT. Aamiin.

    Terima kasih atas perhatiannya, mohon maaf atas segala kesalahan. Saya akhiri

    Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

  • Kaca Pecah, Puisi Kang Thahir

    Kaca Pecah

    Karya : Kang Thohir

    Kaca telah pecah
    Tumpukan air mata membuncah
    Hidup melunta tak bergairah
    Jalan pun tak berarah

    Serentak beling kaca
    Menderak, merintih di dada
    Aku tak berdaya
    Kaki penuh darah jiwa pun meraung

    Kau remukan hatiku
    Dengan kata-katamu itu,
    Terpecahlah cita dan harapan 
    Yang aku impikan

    Kini pudarlah cinta dan hancurlah cita 
    Bagai kaca pecah
    Terbelah berkeping-keping, cintaku menjadi kepingan luka penuh air mata duka
    Menusuk relung jiwa
    Hingga batinku meronta ….

    Brebes, 04 Maret 2021

  • Menghadapi Kritikan di Era Keterbukaan

    kritik

    Menghadapi Kritikan di Era Keterbukaan

    Oleh: Chotibul Umam

    Menghadapi Kritik – Pesatnya perkembangan teknologi informasi membuka ruang diskusi tanpa batas. Setiap orang dibelahan dunia manapun bisa dengan mudah mengomentari dan ikut campur terhadap persolan pribadi maupun persoalan publik yang muncul. Setiap orang bebas mengutarakan pendapat, opini, pandangan, bahkan kritik dan hinaan sesuka hati kepada siapa saja yang ia jumpai di media sosial, entah kenal atau tidak. Hanya saja undang-undang ITE yang berlaku di Indonesia menjadi rool way dan batasan dalam beropini dan berpendapat. Siapa yang melanggar uu ini bisa dijerat hukum sesuai pasal yang disangkakan.

    Selain uu ITE terdapat juga kontroversi mengenai RKUHP yang salah satu pasalnya mengatur tentang penghinaan terhadap presiden. Yakni pasal tentang pemidanaan bagi penghina presiden dan wakil priseden yang tertuang dalam pasal 218 ayat satu. Dalam pasal itu disebutkan setiap orang yang dimuka umum menyerang kehormatan atau harkat dan martabat diri presiden atau wakil presiden dipidana paling lama 3 (tiga) tahun 6 (enam) bulan atau pidana denda paling banyak kategori IV.

    Menyikapi Era Keterbukaan

    Berbicara mengenai kritik maka layaknya pisau bermata dua. Di satu sisi, ia merupkan pembangun bagi suatu kebijakan yang menyangkut hajat orang banyak. Di sisi lain, ia dianggap sebagai penghinaan, pencemaran nama baik, dan fitnah atau hoaks apabila kritik disampaikan tidak berdasarkan data, tidak mengindahkan norma dan etika berkritik saran yang berlaku. Sementara dunia saat ini telah berada dalam era keterbukaan tanpa batas, walaupun kemudian atas nama moral diberlakukan pemaksaan terhadap orang-orang agar taat batasan yang diundangkan, dimana salah satunya adalah pasal penghinaan terhadap presiden di atas. Lalu bagaimana sebaiknya menyikapi era keterbukaan ini?

    Ada pendapat yang menarik yang disampaikan oleh Irmanputra Siddin dalam acara tolkshow di salah satu televsi swasta yang membahas masalah kontroversi RKUHP. Salah satu pasal yang menjadi perdebatan adalah mengenai pasal penghinaan presiden. Sebagai bahan pengetahuan, bahwa pasal penghinaan presiden telah dihapus oleh MK. Sementara dalam RKUHP bukan lagi pasal penghinaan namun diganti dengan pasal penyerangan terhadap martabat presiden. Hal ini tetap menimbulkan perdebatan karena pada prinsipnya pasal ini hampir sama dengan pasal penghinaan presiden dan bisa disalah gunakan oleh penguasa untuk membungkam orang-orang diluar pemerintahan atau lawan politiknya.

    Dalam pendapatnya, Irmanputra Siddin mengatakan bahwa sebaiknya pasal ini ditarik atau dikeluarkan dari RKUHP. Karena menurutnya tidak hancur republik ini, tidak hancur negara ini, tidak runtuh kekuasaan ini ketika pasal tentang penyerangan terhadap harkat dan martabat presiden ini dikeluarkan.

    Pendapat demikian sebenarnya telah diaminkan oleh presiden yang mengatakan bahwa beliau sudah biasa diserang dan presiden setuju jika pasal ini dihilangkan.

    Sementara Menteri Hukum dan Ham berpendapat bahwa akan menjadi bangsa yang tidak beradab apabila membiarkan harkat dan martabat presiden dan wakil presiden diserang. Ia menambahkan kebebasan yang sebebas-bebasnya bukanlah kebebasan tetapi anarki. Artinya mengkritik terhadap jabatan publik yang diemban seseorang, dalam hal ini presiden atau wakil presiden adalah hal yang dilindungi UU dan itu dibenarkan. Tetapi menyerang terhadap personal, terhadap harkat dan martabat presiden secara personal seperti mengatakan bahwa presiden adalah anak haram adalah perkataan yang tidak beradab. Inilah yang tidak dibenarkan berdasarkan RKUHP.

    Akan tetapi sekali lagi, di era keterbukaan ini semua bisa terjadi dan muncul ke permukaan tanpa batas dan tanpa bisa di filter. Fitnah, hoaks, hinaan, cercaan kasar dsb bisa dengan mudah dijumpai di tengah-tengah masyarakat kita. Oleh karenanya, tujuan Negara Indonesia mencerdaskan kehidupan bangsa, yakni bangsa yang beriman, bertaqwa, dan berakhlak mulia menjadi titik tolak dalam menghadapi era keterbukaan ini. Irmanputra Siddin melanjutkan tujuan Negara ini hendaknya menjadi prioritas agar Negara tidak terlalu sibuk mengatur tatanan social. Jika kehidupan bangsa telah cerdas maka kasus-kasus yang muncul di era keterbukaan ini, seperti fitnah, hoaks dan ujaran kebencian tidak akan banyak dijumpai.

    Kenyataannya gempuran teknologi melaju lebih cepat dibanding proses pencerdasan bangsa terutama dalam menghadapi era keterbukaan ini. Akibatnya masyarakat kita terlihat gagap dan gamang serta mudah terprovokasi oleh informasi-informasi yang beredar. Banyak yang kemudian terjebak dan menjadi korban kemajuan iptek hingga menjadi tersangka pelanggaran UU ITE.

    Dalam menghadapi era keterbukaan yang terlanjur mengepung semua lini kehidupan, setidaknya diperlukan sikap untuk menghadapi kritik dengan bijak, yaitu dengan menerima dan membiasakan diri terhadap kritik itu sendiri. Ketika seseorang berani untuk tampil di depan umum, terlebih bagi para pejabat publik hendaknya mempersiapkan sikap mental untuk menerima kritik dalam bentuk apapun. Karena memang menerima kritik itu tidak mudah, apalagi kritik yang disampaikan di hadapan publik. Sikap ini diperlukan agar seseorang tidak terbawa emosi yang mengakibatkan mental dalam dirinya goyah, sehingga berpengaruh terhadap kebijakan yang diambil apabila ia seorang pejabat publik.

    Inilah setidaknya yang telah dicontohkan oleh presiden Jokowi yang mengatakan bahwa beliau telah terbiasa dikritik dan tidak masalah jika pasal penyerangan terhadap harkat dan martabat presiden dalam RKUHP dihilangkan. Kesiapan presiden dalam menerima kritik ditunjukan pula dengan keteguhannya dalam mempertahankan satu kebijakan walau banyak dikritik sana-sini.

    Berani Mengkritik, juga harus siap dikritik

    Sikap menerima dan membiasakan diri terhadap kritik ini tidak hanya diperlukan oleh para tokoh publik yang berpeluang mendapat kritik, tetapi juga oleh orang-orang yang suka mengkritik. Ia harus siap apabila kritiknya tidak didengarkan dan bahkan balik dikritik. 

    Titik balik dari proses hukum apabila seseorang terbukti melanggar UU ITE yang ada saat ini adalah saat si pelaku telah meminta maaf dan bernjanji untuk tidak mengulanginya lagi serta orang yang menjadi korban telah memaafkannya. Jika keadaan ini tercapai seyogyanya proses hukum tidak perlu dilanjutkan. Andai katapun tetap berjalan harus dipastikan bahwa semata-mata untuk proses pembelajaran bersama, yakni sebagai salah satu upaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

    Pada akhirnya apabila masyarakat terbiasa dengan kritik, mau menerima serta membiasakan diri dengan berbagai kritik yang datang, akan tercipta proses demokrasi dengan baik dan santun, sehingga melahirkan kebijakan-kebijakan bersama untuk kemajuan bangsa dan Negara.

    Hal yang tidak boleh dilupakan sebagai bangsa yang besar dan beradab adalah etika dalam berkritik saran. Norma kepantasan dan kepatutan dalam memilih kata dan cara dalam menyampaikan kritik perlu diperhatikan karena ada hak orang lain dibalik hak kebabasan yang kita miliki. 

    Sumber Ilustrasi: https://pixabay.com/id/vectors/amplifikasi-demo-demonstrasi-keras-1294300/
  • Kegiatan P5 di UPT SD Negeri 2 Pajaresuk: Kreasi Rak dari Sampah Plastik dan Kardus Bekas

    Kreasi Rak dari Sampah Plastik dan Kardus Bekas

    P5. Pajaresuk, 21 Mei 2024 – Sahabat Cendekia dimanapun berada. Kali ini kami akan membagikan informasi menarik, berupa kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), yang diadakan di UPT SD Negeri 2 Pajaresuk yang dilaksanakan pada hari Selasa, 21 Mei 2024. Kegiatan yang berlangsung meriah ini melibatkan siswa kelas 1, 2, dan 4, dengan agenda kegiatan pembuatan rak sepatu dan rak buku dari bahan bekas seperti sampah plastik, botol bekas, dan kardus.

    Kegiatan ini dibimbing oleh tiga guru kelas yang berdedikasi, yaitu Fuji Setyakurnias Tuti, S.Pd., Septia Nur Pitaloka, S.Pd., dan Septiyanah, S.Pd. Mereka mengarahkan siswa dalam mengolah limbah menjadi produk yang bermanfaat, sekaligus mengajarkan pentingnya daur ulang dan pengelolaan sampah.

    Manfaat dan Tujuan Kegiatan P5

    1. Meningkatkan Kreativitas dan Keterampilan

    Kegiatan ini dirancang untuk mendorong kreativitas siswa dalam menciptakan barang-barang berguna dari bahan yang biasanya dibuang. Anak-anak diajarkan untuk melihat potensi dari sampah plastik dan kardus bekas menjadi sesuatu yang bernilai guna.

    2. Pendidikan Lingkungan

    Siswa mendapatkan pemahaman mendalam tentang pentingnya menjaga lingkungan. Dengan mendaur ulang sampah menjadi barang yang bermanfaat, mereka belajar tentang dampak positif dari mengurangi limbah dan memanfaatkan kembali bahan bekas.

    3. Penguatan Nilai Gotong Royong

    Dalam proses pembuatan rak sepatu dan rak buku, siswa bekerja sama dalam kelompok. Ini mengajarkan mereka tentang pentingnya kolaborasi dan gotong royong, nilai-nilai yang sejalan dengan Profil Pelajar Pancasila.

    4. Membentuk Karakter Peduli Lingkungan

    Kegiatan ini tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk karakter siswa agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Mereka diajarkan untuk tidak hanya membuang sampah sembarangan tetapi juga memikirkan cara memanfaatkannya kembali.

    Proses Pelaksanaan P5

    Para siswa terlihat antusias dan bersemangat dalam mengikuti kegiatan ini. Mereka dengan tekun memotong, menempel, dan merangkai bahan-bahan bekas menjadi rak yang kokoh dan indah. Proses kreatif ini melibatkan berbagai tahapan, mulai dari pengumpulan bahan bekas, merancang desain rak, hingga menyusun dan merekatkan bagian-bagian rak. Setiap kelompok siswa berusaha untuk menghasilkan karya terbaik mereka.

    Apresiasi dari Kepala Sekolah

    Kepala Sekolah UPT SD Negeri 2 Pajaresuk, Ibu Sakiyah, S.Pd., menyampaikan rasa bangganya terhadap para siswa dan guru yang telah melaksanakan kegiatan ini dengan baik. “Kegiatan ini tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan siswa, tetapi juga menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan sejak dini,” ujarnya.

    Dengan adanya kegiatan P5 seperti ini, diharapkan siswa UPT SD Negeri 2 Pajaresuk dapat tumbuh menjadi generasi yang kreatif, peduli lingkungan, dan mampu bekerja sama dalam berbagai situasi. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata dari implementasi Kurikulum Merdeka yang mengedepankan penguatan karakter dan keterampilan praktis bagi siswa.

  • Teks Sungkeman Perpisahan Sekolah: Ungkapan Cinta dan Terima Kasih Anak untuk Orang Tua

    Sungkeman Perpisahan Sekolah: Ungkapan Cinta dan Terima Kasih Anak untuk Orang Tua

    Sungkeman Perpisahan Sekolah. Sahabat amruamru di manapun berada, momen perpisahan sekolah adalah saat yang penuh emosi dan kenangan bagi setiap siswa. Di antara berbagai kegiatan, sungkeman perpisahan sekolah menjadi momen yang sangat spesial dan menyentuh hati. Melalui sungkeman, anak-anak memiliki kesempatan untuk mengungkapkan rasa terima kasih, meminta maaf, dan menyampaikan doa serta harapan mereka kepada orang tua.

    Dalam artikel ini, kami akan memberikan ucapan apa saja yang perlu dimasukan kedalam teks sungkeman perpisahan sekolah, serta contoh kalimat sungkeman yang dirancang khusus untuk anak-anak SD. Dengan bahasa yang sederhana namun tetap bermakna, contoh ini diharapkan dapat membantu anak-anak dalam meresapi momen berharga ini dan menyampaikan perasaan mereka dengan tulus. Mari kita simak bersama bagaimana ungkapan kasih sayang dan penghargaan ini bisa membuat momen perpisahan sekolah menjadi lebih berkesan.

    Isi Sungkeman Sekolah yang menyentuh hati

    Agar pesan yang disampaikan menyentuh hati dan anak dapat meresapinya, berikut adalah beberapa ucapan yang dapat dimasukkan dalam teks sungkeman perpisahan sekolah:

    1. Ucapan Terima Kasih

    Sampaikan rasa terima kasih atas segala jerih payah, cinta, dan dukungan yang telah diberikan oleh orang tua.

    Contoh: “Terima kasih, Ayah dan Ibu, atas segala pengorbanan, kasih sayang, dan dukungan yang tiada henti. Tanpa kalian, aku tidak akan berada di sini hari ini.”

    2. Permintaan Maaf

    Mintalah maaf atas kesalahan atau kekhilafan yang mungkin telah dilakukan selama ini.

    Contoh: “Maafkan segala kesalahan dan kekhilafan yang pernah aku lakukan. Aku tahu, sebagai anak, aku sering membuat kalian khawatir dan kecewa.”

    3. Penghargaan dan Pengakuan

    Berikan penghargaan kepada orang tua atas segala usaha dan kerja keras mereka.

    Contoh: “Aku mengagumi semangat dan kerja keras kalian. Kalian adalah teladan dan inspirasi terbesar dalam hidupku.”

    4. Ungkapan Kasih Sayang

    Sampaikan perasaan kasih sayang dan cinta yang mendalam.

    Contoh: “Aku sangat mencintai kalian. Setiap pelukan, nasihat, dan senyuman kalian selalu membuat hatiku hangat.”

    5. Janji untuk Masa Depan

    Buatlah janji untuk menjadi anak yang lebih baik dan berusaha keras di masa depan.

    Contoh: “Aku berjanji akan terus berusaha keras, berprestasi, dan menjadi anak yang bisa membanggakan kalian.”

    6. Harapan dan Doa

    Sampaikan harapan dan doa untuk kebahagiaan dan kesehatan orang tua.

    Contoh: “Aku selalu berdoa agar Ayah dan Ibu diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan umur panjang. Semoga Allah SWT. selalu melindungi kalian.”

     

    Tips agar acara sungkeman berjalan sukses sesuai harapan

    Agar acara sungkeman di acara perpisahan sekolah berhasil dan menyentuh hati, serta anak-anak dapat meresapinya, berikut adalah beberapa tips yang dapat diterapkan:

    1. Persiapan yang Matang

    Latihan: Pastikan anak-anak berlatih terlebih dahulu. Latihan akan membantu mereka merasa lebih nyaman dan percaya diri saat sungkeman berlangsung. Sesi latihan ini dimaksudkan untuk melatih tahapan-tahapan atau proses sungkemannya saja, dan tidak menggunakan teks yang akan dibacakan saat sesi sungkeman sebenarnya.

    Panduan Teks: Sediakan teks panduan atau contoh kalimat yang bisa dihafal oleh anak-anak, atau dibacakan guru. Pastikan teks tersebut sesuai dengan usia dan mudah dipahami.

    2. Lingkungan yang Mendukung

    Tempat yang Nyaman: Pilih tempat yang tenang dan nyaman untuk acara sungkeman. Hal ini akan membantu menciptakan suasana yang khidmat dan mendukung keseriusan momen tersebut.

    Pengaturan Tempat Duduk: Susun tempat duduk orang tua dan anak-anak dengan rapi. Pastikan semua orang dapat melihat dan mendengar dengan jelas.

    3. Suasana Emosional

    Musik Latar: Gunakan musik latar yang lembut dan menyentuh hati. Musik dapat membantu meningkatkan suasana emosional dan membuat momen lebih mendalam.

    Pencahayaan: Atur pencahayaan yang mendukung, seperti pencahayaan lembut yang dapat menambah kesan hangat dan akrab.

    4. Pelibatan Emosi Anak

    Penyampaian yang Tulus: Dorong anak-anak untuk menyampaikan pesan dengan tulus dan dari hati. Ajak mereka untuk mengingat momen-momen spesial bersama orang tua mereka.

    Ekspresi Perasaan: Ajak anak-anak untuk tidak hanya berbicara tetapi juga mengekspresikan perasaan mereka, misalnya dengan memeluk orang tua mereka.

    5. Keterlibatan Orang Tua

    Kehadiran Penuh Orang Tua: Pastikan orang tua hadir dan terlibat penuh dalam acara. Kehadiran mereka sangat penting untuk mendukung anak-anak secara emosional.

    Respon Orang Tua: Dorong orang tua untuk merespon dengan pelukan, senyuman, dan kata-kata yang mendukung, sehingga anak-anak merasa dihargai dan dicintai.

    6. Pengaturan Waktu yang Tepat

    Durasi yang Cukup: Atur durasi yang cukup untuk setiap anak agar mereka tidak merasa terburu-buru. Berikan waktu yang cukup agar setiap anak bisa menyampaikan perasaan mereka dengan baik.

    7. Pembukaan dan Penutupan yang Menginspirasi

    Pembukaan oleh Guru: Awali acara dengan kata sambutan dari guru yang mengingatkan pentingnya momen tersebut. Guru bisa memberikan kata-kata motivasi dan mengarahkan suasana.

    Penutupan dengan Doa: Akhiri acara dengan doa bersama untuk kebahagiaan dan keberhasilan anak-anak dan orang tua mereka.

    Contoh Proses Pelaksanaan Sungkeman Perpisahan

    Pembukaan oleh Guru:

    “Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Hari ini, kita berkumpul untuk momen yang sangat spesial, sungkeman perpisahan sekolah. Ini adalah saat di mana anak-anak kita mengungkapkan rasa terima kasih dan cinta mereka kepada orang tua. Mari kita ciptakan suasana yang khidmat dan penuh kasih sayang. Semoga acara ini bisa menjadi kenangan indah bagi kita semua.”

    Pelaksanaan Sungkeman:

    Anak-anak kemudian maju satu per satu atau secara bersamaan untuk menempatkan diri pada posisi sungkeman. Setiap anak diberikan waktu yang cukup untuk berbicara dan berinteraksi dengan orang tua mereka. Biarkan mereka untuk berinteraksi terlebih dahulu dengan orang tua beberapa saat, pandu mereka agar lebih mendekat pada orang tua mereka. Lalu mulailah acara sungkeman.

    Penutupan dengan Doa:

    “Terima kasih kepada semua yang telah hadir dan berpartisipasi. Mari kita tutup acara ini dengan doa, memohon kepada Allah SWT. agar selalu memberikan berkah dan kebahagiaan kepada keluarga kita. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.”

    Dengan mengikuti tips-tips ini, diharapkan acara sungkeman perpisahan sekolah dapat berlangsung dengan sukses, menyentuh hati, dan memberikan pengalaman yang mendalam bagi anak-anak dan orang tua.

    Contoh Teks Sungkeman Perpisahan Sekolah

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

    Ibu dan bapak yang aku sayangi,

    Pada hari ini, pada kesempatan yang baik ini, aku ingin menyampaikan sesuatu dari hatiku yang paling dalam. Aku ingin berbicara pada kalian tetang sesuatu yang belum pernah aku katakan.

    Ibu, bapak, sebenarnya, aku ingin bicara empat mata, saat di rumah, saat engkau memelukku, saat aku bersimpuh dipangkuanmu dalam keheningan, tapi aku tidak bisa melakukannya karena lidah dan mulutku yang kaku. Karena itu, ijinkan suara dari guruku ini, mewakili hatiku, untuk menyampaikan isi hatiku pada ibu dan bapak..

    Terima kasih ibu, terimakasih bapak, atas semua yang telah kalian lakukan untukku selama ini. Terima kasih sudah merawatku sejak aku kecil hingga sekarang. Terima kasih sudah mengajariku banyak hal, sehingga aku bisa tumbuh seperti sekarang.

    Aku sangat menghargai semua yang kalian lakukan untukku. Bapak selalu bekerja keras untuk keluarga kita, dan Ibu selalu merawatku dengan penuh kasih sayang. Kalian terus bekerja tanpa lelah agar aku bisa bersekolah dengan riang gembira dan penuh tawa. Kalian terus berusaha untuk memenuhi segala kebutuhanku walau terkadang kalian harus bekerja lebih keras dan bersusah payah.

    Ibu, bapak, jujur aku sangat bangga punya orang tua seperti kalian. Kalian adalah pahlawanku. Kalian selalu ada untukku, memberikan cinta dan perhatian tanpa henti. Memberikan semua yang kalian miliki agar aku tetap ceria dan selalu senang. Terimakasih ibu, terimakasih bapak untuk semua yang telah kalian berikan untukku.

    ibu, bapak, aku juga ingin meminta maaf atas semua kesalahan yang selama ini aku lakukan pada kalian. Maafkan aku karena sering nakal dan tidak mendengarkan ucapan kalian. Maafkan aku yang pernah membuat kalian marah, sedih dan kecewa. Aku tahu kadang aku merepotkan, aku tahu kadang aku melelahkan, Maafkan aku ya bu, pak, aku melakukan semua itu karena aku tidak tahu, karena aku ingin menang sendiri tanpa mendengarkan keinginan dan harapan kalian. Dan hari ini aku mengakui itu semua salah, dan aku tahu hari ini. Makan mulai hari ini, aku akan berusaha menjadi anak yang lebih baik lagi.

    Ke depan, aku berjanji akan belajar dengan sungguh-sungguh dan berusaha menjadi anak yang lebih baik. Aku ingin membuat ibu dan bapak bangga. Aku ingin menjadi anak seperti yang kalian harapkan, dan aku akan berusaha keras untuk mencapai cita-citaku, supaya aku bisa membalas semua kebaikan kalian.

    Ibu, bapak, aku sungguh sangat mencintai kalian. Setiap pelukan kalian selalu membuat hatiku merasa aman dan tentram. Setiap nasihat yang kalian berikan membuka jalan kebaikan. Aku tahu kalian selalu ingin yang terbaik untukku, dan aku sangat bersyukur untuk itu.

    Ibu, bapak, tetaplah ada untuk ku, tetaplah dekap jiwa dan ragaku, hingga aku dewasa nanti, hingga aku kuat untuk hidup dan tumbuh sepertimu, hingga aku dapat membalas semua jasa-jasamu. Hingga aku dapat berterimakasih pada kalian dengan sepenuh hati. 

    Aku juga akan selalu berdoa untuk Ibu dan bapak, semoga kalian sehat dan bahagia selalu. Semoga Tuhan memberikan umur panjang dan melindungi kalian. Di hari yang baik ini, mulai hari ini, aku ingin melihat kalian selalu tersenyum dan bahagia.

    Terima kasih ibu, bapak, untuk segala yang telah kalian berikan. Aku akan selalu ingat semua pengorbanan dan cinta kalian. Aku akan berusaha keras untuk menjadi anak yang bisa kalian banggakan.

    Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.