Blog

  • Doa Acara Resmi, Memohon Dijauhkan dari Perpecahan

    doa acara resmi

    Doa Acara Resmi, Memohon Dijauhkan dari Perpecahan

    Doa acara resmi memohon dijauhkan dari perpecahan. Juga memohon agar di bimbing untuk dapat menjalankan tugas dengan baik.

    Doa ini juga bisa digunakan di berbagai kegiatan baik resmi maupun tidak resmi. Seperti di acara RT, arisan, pkk, dan sebagainya.

    berikut ini adalah contoh doa acara resmi / tidak resmi:

    Assalamu’alaikum wr. Wb.

    بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

    اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. حَمْدًا يُوَافِيْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ. يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ الْكَرِيْمِ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ

    اللهم صل على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد

    Ya Allah, ya Rohmaan ya Rohiim, Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Dengan menyebut namaMu, kami mengawali/mengakhiri kegiatan pada hari ini, berharap agar Engkau melimpahkan Rahmat dan KasihMu pada kami, Ridhoilah kegiatan yang kami selenggarakan ini.

    Ya Allah ya Ghoffar, Tuhan yang Maha Pengampun, ampunilah dosa kami, dosa kedua orang tua kami, dosa guru-guru kami, dosa anak keturunan kami, dan dosa orang-orang disekitar kami.

    Ya Allah ya Hadi. Tuhan yang Maha Pemberi Petunjuk. Tunjukkanlah kepada kami bahwa yang benar itu benar, dan berikanlah kekuatan pada kami untuk mengikutinya. Tunjukanlah pada kami bahwa yang salah itu salah, dan berilah kekuatan pada kami untuk dapat menjauhinya

    Ya Allah yang Maha Tinggi. Dengan segala kerendahan hati dan keikhlasan yang dalam, Kami memohon padaMu, mudahkanlah urusan kami, bimbinglah kami untuk dapat menjalankan tugas dan kewajiban dengan penuh tanggung jawab, integritas, disiplin, dan penuh dedikasi.

    Ya Allah, Tuhan yang Maha Menggenggam. Genggamlah hati, pertautkanlah di antara hati kami yang tercerai-berai, perbaikilah hubungan di antara kami, tunjukkan kami jalan kedamaian, jauhkan kami dari pertikaian dan permusuhan, selamatkan kami dari kegelapan menuju jalan yang terang, jauhkan kami dari semua keburukan, baik yang tampak maupun yang tersembunyi. Berkahilah kami dalam pendengaran kami, penglihatan kami, hati kami, pasangan dan keturunan kami. 

    Bimbinglah kami untuk dapat menyelesaikan setiap ujian dan rintangan yang kami hadapi, dan menjadikannya sebagai pelajaran yang berharaga bagi kami. Jadikan pertemuan ini, pertemuan yang semata hanya mengharap Ridha dariMu, serta terimalah amal ibadah kami.

    YA Allah, Tuhan yang Maha Penerima Taubat dan Maha Penyayang. Terimalah taubat kami, dan Jadikan kami orang-orang yang bersyukur pada nikmatMu, pemuji nikmat-Mu, penerima nikmat-Mu, dan sempurnakanlah nikmat-Mu kepada kami.

    Ya Allah, Tuhan yang Maha Hidup, yang menguasai diriNya sendiri, hanya dengan RahmatMu kami berharap, baguskanlah akhir dari setiap urusan kami. Jangan Engkau biarkan kami memikul urusan kami sendiri, walau sekejap mata. Birohmatika yaa Arhamarrohimiin.


    وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارَكَ وَسَلَّمَ

    سُبْحَانَ رَبِّكِ رَبِّ الْعِزَةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْ سَلِيْنَ، وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ


    wassalamu’alaikum Wr. Wb.




    Oleh: Chotibul Umam

  • Pendidikan Inklusif di Indonesia

    pendidikan inklusif

    Pendidkan Inklusif di Indonesia

    Pendidikan inklusif. – Di Indonesia, beberapa tahun terakhir ini sedang gencar dikenalkan dan diterapkan pendidikan inklusf di sekolah-sekolah umum. Banyak praktisi pendidikan baik dari ahli pendidikan inklusif sendiri maupun pakar pendidikan lain pada umumnya, memberikan materi tentang pendidikan inklusif.

    Pemerintah dan para ahli pendidikan bersepakat bahwa pendidikan inklusif penting untuk diterapkan agar tidak terjadi dikotomi dan pemisahan antara siswa difabel dan siswa pada umumnya. Hal ini penting dilakuan untuk memenuhi setiap hak anak untuk memperoleh pendidikan yang sama.


    style=”display:block; text-align:center;”
    data-ad-layout=”in-article”
    data-ad-format=”fluid”
    data-ad-client=”ca-pub-1149706441758329″
    data-ad-slot=”2950194178″>

    Pengertian pendidikan inklusif

    Dilansir dari laman wikipedia.org pendidikan inklusif adalah sistem layanan pendidikan yang mengatur agar siswa dapat dilayani di sekolah terdekat, dikelas reguler bersama-sama teman seusianya. Tanpa harus dikhususkan kelasnya, siswa dapat belajar bersama dengan aksesibilitas yang mendukung untuk semua siswa tanpa terkecuali difabel. 

    Tujuan pendidikan inklusif

    Dengan demikian, pendidikan inklusif diperuntukan bagi anak berkebutuhan khusus agar dapat disekolahkan di sekolah reguler. Tujuannya adalah untuk menyatukan atau menggabungkan antara penidikan reguler dengan pendidikan khusus kedalam satu lembaga pendidikan dalam satu kesatuan untuk menyatukan semua kebutuhan siswa.

    Pendidkan inklusif bukan hanya berupa metode dan pendekatan saja, tetapi sebagai bentuk pengakuan terhadap kebhinekaan untuk membangun kehidupan bersama-sama dan berdampingan satu sama lain yang lebih baik. Dengan demikian, pendidikan inklusif berusaha untuk memenuhi hak setiap orang untuk memperoleh pendidikan tanpa terkecuali.

    Dasar pendidikan inklusif.

    kemudian, apa dasar penyeenggaraan pendidikan inklusif?

    Di dalam UUDasar 1945 Pasal 32 ayat (1) menegaskan bahwa “setiap warga  berhak mendapatkan pendidikan”. Sementara pada ayat (2) menegaskan “setiap anak wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya”. 

    Ditegaskan kembali dalam UU Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 5 ayat (1) bahwa “setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu”. 

    Undang-undang inilah yang menjadi dasar dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif. 


    style=”display:block; text-align:center;”
    data-ad-layout=”in-article”
    data-ad-format=”fluid”
    data-ad-client=”ca-pub-1149706441758329″
    data-ad-slot=”2950194178″>

    Mengapa perlu pendidikan inklusif

    Difabel atau kelainan pada anak, adalah satu bentuk anugerah yang tidak bisa dihindarkan dan merupakan satu ketetapan dari tuhan. Keberadaannya sama halnya dengan adanya perbedaan suku, ras, budaya, dan agama. 

    Di dalam diri anak difabel, pasti terdapat kelebihan yang bisa dikembangkan. Sebaliknya, di dalam diri anak-anak yang normal secara fisik, pasti terdepat kekurangan. Berangkat dari hal inilah pendidikan inklusif dihadirkan agar terjadi pergaulan dan interaksi angar siswa yang beragam.

    Dengan terjadinya pergaulan ini, diharapkan akan terjadi sikap saling menghormati, toleransi dan saling menghargai. 

    Selain itu, pendidikan inklusif diharapkan mampu menggali dan mengembangkan setiap bakat dan kelebihan yang terdapat pada anak. sehingga anak akan mampu menemukan jatidirinya sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

    Demikianlah penjelasan singkat mengenai pendidikan inklusif. Tentu penjelasan diatas bellum cukup untuk dapat mengupas tuntas mengenai pendidikan inklusif. terdapat banyak kajian dan sumber yang menjelaskan tentang pendidikan inklusif.

    https://id.wikipedia.org/wiki/Pendidikan_inklusif

    PENDIDIKAN INKLUSI

    Sumber ilustrasi: https://www.flickr.com/photos/usaid-indonesia/9446123005
  • Doa Upacara Bendera

    doa upacara bendera

    Doa Upacara Bendera

    Doa Upacara Bendera. – Hallo sahabat raka, doa upacara bendera adalah doa yang biasanya dibaca setelah selesai melaksanakan upacara. Doa upacara bendera ini dibacakan sebagai penutup kegiatan upacara bendera setelah upacara selesai dilaksanakan.
    Doa upacara bedera sangat penting untuk dibacakan agar upacara yang dilakukan dapat bermanfaat. Selain itu, di dalam doa upacara bendera juga terdapat doa agar diberikan keberkahan hidup, sehingga setelah upacara selesai diharapakan semua keluarga sekolah dapat memperoleh keberkahan dari Allah SWT.

    Berikut ini adalah contoh doa upacara bendera
    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Bismillahirrohmaanirrohim, alhamdulillahirobbil ‘alamiin, hamdan yuwaafiini’amahuu wayuka fiiumaziidah, ya robbanaa lakal hamdu kamaa yan baghii lijalaalikal kariimi wa’adzimi sultonik. Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad, wa’ala aali sayyidina Muhammad.

    Ya Allah ya tuhan kami, pada hari ini kami telah selesai melaksanakan upacara bendera seraya berdo’a kepadaMu, ampunillah dosa kami, dosa kedua orang tua kami, dosa bapak ibu guru kami, dosa para pemimpin kami, dan dosa orang-orang yang telah mendahului kami.
    Ya Allah yang maha pemberi, berikanlah pada kami ilmu yang bermanfaat, rizki yang luas, dan pemahaman yang menyelamatkan. Selamatkan kami dari fitnah zaman dan keburukan yang menysatkan.
    Ya Allah tuhan yang membolak-balikkan hati, tuntunlah hati kami agar dapat menerima kebaikan. Kuatkan hati kami untuk senantiasa memperbaiki diri. Limpahkan keberkahanMu pada sekolah kami, agar menjadi tempat kami menempa diri untuk menjadi generasi yang berguna bagi agama, nusa dan bangsa.

    Ya Allah, tuhan yang memiliki kemuliaan, anugerahkan kami akhlak yang mulia, sopan santun dan tutur kata yang lembut.
    Akhirnya, kami memohon kepadamu, kabulkanlah do’a kami.
    Robbanaa aatina fiddunya hasanah, wafilaakhiroti hasanah waqinaa ‘adzabannar.
    Wassalamu’alalikum Wr. Wb.
    Di tulis oleh: Chotibul Umam
    Sumber Ilustrasi: ttps://commons.wikimedia.org/wiki/File:Upacarabendera.jpg
  • 7 Motivasi Qurani untuk Membangkitkan Semangat Kerja

     motivasi usaha


    7 Motivasi qurani untuk membangkitkan semangat kerja

    Motivasi Qur’ani – Kaum muslimiin rohimakumullah. Hidup ini hanyalah sandiwara, senda gurau dan ibaratnya hanya mampir minum saja. Karenanya, dalam gurauan itu sering kali menemui kejenuhan, kebosanan dan kehampaan yang membuat semangat hidup menurun. Motivasi hidup, motivasi qur’ani sangat diperlukan untuk memperbaharui hidup kita.

    Terutama motivasi untuk bekerja keras, untuk meraih cita-cita dalam rangka menjemput rizki yang Allah berikan pada kita. Dengan motivasi hidup, perjalanan kita meraih tujuan hidup akan kembali bersemi. Dengan motivasi qur’ani ghiroh atau semangat kita akan terarah dan sesuai tuntunan syariat. 

    Berikut ini adalah 7 motivasi qur’ani yang bisa dijadikan spirit hidup.

    Motivasi Qur’ani Ke Satu: 

    “Sebutlah Nama Allah, setiap kali memulai kegiatan”

    Allah SWT berfirman, yang Artinya: “Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.” (Q.S. Al-Fatihah: 1)

    “Tanda cinta Kepada Allah adalah banyak mengingat (Menyebut) –Nya, karena tidaklah engkau menyukai sesuatu kecuali engkau akan banyak menginatya.” Kata Buya Hamka.

    Sesungguhnya tidak ada kemadharatan sedikitpun, sesuatu yang apabila engkau mengawalinya dengan menyebut Nama Allah SWT. Maka, ucapkanlah basmallah, setiap kali engkau memulai pekerjaan.


    Motivasi Qur’ani Ke Dua:

    “Teruslah Berdoa”

    Allah SWT Berfirman: “Berdoalah kepadaku, niscaya akan aku kabulkan.”

    Teruslah berdoa kepada Allah SWT, walaupun doamu doamu belum dikabulkan. Karena sesungguhnya Allah lah yang mengetahui yang terbaik bagimu, kapan Ia akan mengabulkan doamu, menundanya, atau bahkan menggantinya dengan yang lain.

    Syaikh Ibnu Athaillah berkata: “Tertundanya sebuah pemberian setelah engkau mengulang-ulang permintaan, janganlah membuatmu berputus harapan.”

    Motivasi Qur’ani Ke Tiga:

    “Bersunguh-sungguhlah”

    Allah SWT. berfirman: “Dan katakanlah, bekerjalah kamu, maka Allah dan RasulNya serta orang-orang mukmin yang akan melihat pekerjaanmu itu, . . . (Q.S. at-Taubah: 105)

    Tiada kata lain dalam keberhasilan suatu usaha, melainkan kesunguhan. Maka bersungguh-sungguhlah dalam berusaha. Jangan melihat hasil saat ini, tapi yakinlah, kamu akan memperoleh apa yang kamu usahakan.


    Motivasi Qur’ani Ke Empat:

    “Perbaharuilah kinerjamu”

    Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya Allah SWT tidak mengubah nasib suatu kaum, sehingga mereka mengubah keadaan mereka sendiri.” (Q.S. Ar-Ra’d: 11)

    Hanya engkau yang akan mengubah nasibmu sendiri, jika kerjamu saat ini masih belum mampu membuat hidupmu menjadi lapang, maka berkerjalah lebih baik lagi, perbaharui semangatmu dalam bekerja, niatkan dengan ikhlas untuk menghidupi keluarga.  

    Motivasi Qur’ani Ke Lima:

    “Sabar, tabah dan ulet”

    Allah SWT berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesunguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.”

    Bersabarlah dalam menanti hasil jerih payahmu, tabahlah dalam menjalani setiap halang dan rintangan dalam usahamu, dan uletlah dalam menekuni kerja kerasmu, niscaya kamu akan mencapai tujuanmu.


    Motivasi Qur’ani Ke Enam”

    “Usahamu = hasil yang kamu dapatkan”

    Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakan, dan bahwasanya usaha itu kelak akan diperlihatkan (Kepadanya).” Q.S. an-Najm

    Seberapa besar usaha yang kamu lakukan, sebesar itulah hasil yang akan kamu terima. Ada kalanya Allah memberikan rizki banyak secara tiba-tiba tanpa usaha di awal. Maka jika setelahnya ia bermalas-malasan, tanpa usaha dan kerja keras, banyak diantara mereka yang akan kembali kehilangan hartanya tanpa bekas.

    Motivasi Qur’ani Ke Tujuh:

    “Bertawakallah”

    “Tidak pernah ada kata gagal bagi setiap muslim yang bertawakal, yang ada adalah keberhasilan yang diberikan Allah, berbeda dengan yang kita inginkan. Sebab tidak semua yang menurut kita baik, baik juga menurut Allah SWT. (hikmah)

    Bertawakal setelah berdoa dan berusaha, adalah jalan untuk menutup celah kegagalan dan membuat hidup tenang dan tiada kekhawatiran.

    Demikianlah tujuh motivasi qur’ani untuk membangkitkan semangat kerja kita. semoga kita diberikan kekuatan untuk menjalani kehidupan ini dengan usaha dan kerja keras. hingga akhirnya, kita diberikan rizki yang halal dan berkah, sebagai bekal kita untuk menuju kehiduapan yang abadi. Aamiin.
    Oleh: Chotibul Umam
    Sumber Ilustrasi: https://pixabay.com/id/photos/lebah-bekerja-keras-penyerbukan-6058994/
  • Hukum Ulang Tahun Menurut Buya Yahya

     

    hukum ulang tahun

    Hukum Ulang Tahun Menurut Buya Yahya

    ragamkatakita.com – sahabat raka, merayakan ulang tahun sudah tidak asing lagi di tengah-tengah kita. Sanak, kerabat, teman, keluarga, adik, kakak bahkan kita sendiri mungkin pernah merayakan ulang tahun. 

    Sebagai seorang muslim, timbul pertanyaan bagaimana hukumnya merayakan ulang tahun dalam Islam. Karena kita tahu, sesuatu perkara atau pekerjaan yang dilakukan tanpa tuntunan dari agama kita, atau bahkan tidak sesuai dan menyalahi ajaran Islam itu sama saja melakukan perbuatan dosa.

    Terutama berkaitan dengan meniru perilaku atau perbuatan yang dilakukan oleh Yahudi atau Nasrani. Nabi SAW bersabda yang artinya:

    “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk golongan mereka.” (HR. Ahmad)

    Perbuatan meniru suatu kaum ini disebut dengan tasyabbuh. Namun tidak semua tasyabbuh dilarang, seperti merayakan ulang tahun dengan memotong kue untuk dibagikan pada teman, merayakan ulang tahun dengan bersedekah atau merayakan ulang tahun dengan muhasabah mengingat hari kelahiran atau umur kita.

    Hal itu sebagaima dikatakan Buya Yahya. Dalam penjelasaan beliau, ulang tahun bisa dimasukkan kedalam bab muhasabah. 


    Berikut ini hal-hal yang dapat dilakukan saat merayakan ulang tahun,

    Mengingat umur, bahwa umur kita berkurang, semakin dekat dengan kubur.

    Kita perlu tahu umur kita untuk koreksi diri. Apakah tahun-tahun lalu kita sudah berbuat taat atau belum, berapa banyak dosa kita dan berapa pahala yang kita dapat. Semua itu tujuannya agar diri kita bisa menjadi lebih baik lagi di tahun-tahun mendatang, jika masih diberi umur oleh Allah SWT.

    Syukuran, dengan mengundang orang-orang untuk berkumpul makan bersama.

    Kita bersyukur masih diberikan kesempatan untuk hidup, sehingga kita masih bisa bermal. Salah satu caranya yaitu kita mengundang orang-orang terdekat atau orang-orang disekitar kita untuk makan bersama, atau juga bisa dengan bershadaqoh. 

    Berdoa agar tahun-tahun yang akan datang dihindarkan dari maksiat. 

    Berdoa agar kita dihindarkan dari masksiat adalah salah satu bentuk kepasrahan kita pada Allah SWT bahwa hanya Dia lah yang bisa menghindarkan kita dari maksiat. Hanya dengan kekuatan dariNya kita bisa berbuat taat dan hanya dengan kekuatan dariNya kita bisa terhindar dari mudharat.

    Berdoa dipanjangkan umurnya.

    Umur bertambah satu tahun, berarti kesempatan kita untuk beramal telah terlewatkan satu tahun. Dan tahun berikutnya kita belum tahu apakah kita masih diberi umur atau tidak. Sehingga berdoa agar dipanjangkan umur nya adalah sesuatu yang diperbolehkan dan baik.


    Hal yang di larang saat merayakan ulang tahun.

    Tiup lilin.

    Apakah boleh merayakan ulang tahun dengan meniup lilin? Jika itu adalah tasyabbuh, atau menyerupai suatu kaum yang tidak menyembah Allah, maka itu dilarang. Seperti jika tiup lilin adalah meniru kegiatan bangsa yunani kuno, yang saat itu mereka lakukan dengan tujuan untuk menitip pesan atau doa kepada dewa dewi, biar saat lilin ditiup doanya dibawa oleh asap lilin tadi, maka ini hukumnya haram.

    Kata Buya Yahya, jika memang kisah diatas merupakan benar, maka lebih baik tiup lilin dihindari. Tidak usah memakai tiup lilin.

    Berfoya-foya dan bermaksiat

    Hal yang juga tidak boleh dilakukan saat ulang tahun adalah dengan tidak melakukan maksiat, misalnya dengan berfoya-foya, berhura-hura dan menghambur-hamburkan harta yang tiada gunanya. 


    Kembali ke pembahasan awal mengenai kegiatan mengingat hari kelahiran, Nabi SAW, ketika di tanyanya tentang puasanya di hari Senin, beliau menjawab, “Hadzaa yauma wulidtu” ini adalah hari kelahiranku.

    Nabi senang dengan hari senin. Yang rasa senagnya itu diwujudkan dengan berpuasa. Hadits ini yang sering dijadikan dasar oleh beberapa orang yang merayakan ulang tahun. Walaupun Nabi tidak spesifik menyebut puasa hari Senin adalah untuk merayakan ulang tahun, tetapi beramal shaleh di hari kelahiran kita adalah diperbolehkan.

    Termasuk beramal shaleh dengan bermuhasabah, bershadaqoah, mengingat-ingat umur dan berdoa. Semoga kita semua senantisa terhidar dari perbuatan yang sia-sia dan senantiasa mendapat bimbingan dari Allah SWT. Aamiin.

    Sumber ilustrasi: https://www.pikist.com/free-photo-stodw/id

  • Keutamaan Sholawat dan Pengalaman Orang yang Mengamalkannya

    keutamaan membaca shalawat

    Keutamaan Sholawat dan Pengalaman Orang yang Mengamalkannya

    Assalamu’alaikum Wr. Wb. 

    ragamkatakita.com. Kaum Muslimiin Rahimakumulah, banyak keutamaan membaca Shalawat. dan banyak pengalaman orang-orang yang mengamalkannya. berikut ini adalah salah satu contoh pengalaman orang membaca shalawat.

    Ada seorang yang hampir setiap hari membaca shalawat. Jika dihitung setiap harinya tidak kurang dari tujuh ribu kali. Ia lakukan itu tanpa kenal lelah, yang ia ingat hanya firman Allah yang berbunyi, 

    إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا 

    Innallāha wa malā`ikatahụ yuṣallụna ‘alan-nabiyy, yā ayyuhallażīna āmanụ ṣallụ ‘alaihi wa sallimụ taslīmā


    Artinya: 

    “Sungguh Allah dan malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi Muhammad SAW. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk nabi. Ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.(QS. Al-Ahzab:56).

    Orang tersebut tidak tahu atau tepatnya belum merasakan apa manfaat sesungguhnya shalawat. Di tengah ia bershalawat dalam hatinya ia berkata pada Allah, ya Allah, saya bershalawat karena engkau memerintahku untuk bershalawat, tidak ada yang lain. 

    Sesekali ia ingat manfaat shalawat dari beberapa guru ngaji dan pengajian yang ia ikuti. Diantaranya sebagaimana dalam sebuah hadits yang berbunyi:

    مَنْ صَلَّى عَلَىَّ صَلاَةً وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرَ صَلَوَاتٍ وَحُطَّتْ عَنْهُ عَشْرُ خَطِيئَاتٍ وَرُفِعَتْ لَهُ عَشْرُ دَرَجَاتٍ

    “Siapa saja yang membaca shalawat kepadaku sekali, niscaya Allah bershalawat kepadanya sepuluh kali, menghapus sepuluh dosanya, dan mengangkat derajatnya sepuluh tingkatan,” (HR. An Nasa’i)


    Setelah sekian lama ia bershalawat, ternyata tidak ada perubahan yang didapat, pangkat, jabatan, harta, kekayaan, semua biasa-biasa saja. sesekali sifat manusiawinya muncul, menanyakan tentang bukti manfaat bershalawat, yang selama ini ia lakukan.

    Sampai suatu ketika, ia bertanya pada seorang ulama sufi, tentang dirinya yang tidak kunjung mendapatkan manfaat shalawat.

    Lalu dengan tenang ulama sufi tersebut menjawab:

    “kamu telah merasakan manfaatnya, keselamatan dan syafaat”

    Orang ini seketika tersentak. Keselamatan dan syafaat adalah manfaat yang paling besar yang telah ia dapatkan dan tunai. Bagaimana mungkin ia tidak mengetahuinya. 


    Ia menyadari, ternyata selama ini keikhlasannya bershalawat masih terbungkus oleh keinginan untuk mendapatkan manfaat yang semu. Harta, kekayaan, pangkat dan jabatan serta berbagai balasan lain untuk memenuhi nafsunya semata. Kemudian ia kembali memutar seribu butir tasbihnya untuk beristighfar.

    Kaum muslimin, marilah bershalawat. Yang penting shalawat, shalawat, dan shalawat.

    Mudah-mudahan kelak kita akan mendapatkan syafaat. Aamiin. Ya robbal ‘alaamiin.

    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

    sumber ilustrasi: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Weirdtext12345.svg
  • Shalawat Nariyyah dan Artinya

    Shalawat Nariyyah

    Shalawat Nariyyah dan Artinya

    ragamkatakita.comShalawat Nariyyah merupakan salah satu dari sekian banyak bacaan shalawat yang banyak dikenal orang Islam. Di kalangan masyarakat muslim Indonesia, Shalawat ini sangat populer terutama bagi warga Sahdliyyin sebutan bagi warga pengikut organisasi NU (Nahdlatul Ulama).

    Bahkan, dalam beberapa tahun terakhir Shalawat Narriyah dibaca sebanyak sejuta kali saat malam peringatan hari santri nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober. Lalu seperti apa bacaan Shalawat Nariyyah, dan apa keutamaan atau manfaat membacanya

    Berikut ini Bacaan Shalawat Nariyyah dan Artinya:

    Bacaan Shalawat Nariyyah

    أللّهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ الّذِي تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ

    Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah sholawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang didambakan serta husnul khatimah dapat diraih, dan berkat dirinya yang mulia hujan pun turun, dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan nafas sebanyak bilangan semua diketahui oleh Engkau.”

    Keutamaan Shalawat Nariyyah

    Di antara beberapa manfaat atau keutamaan membaca Shalawat Nariyyah adalah sebagai berikut:

    – Pembuka Pintu Rezeki

    – Memudahkan Segala Urusan

    – Terkabulkan Hajatnya

    – Dihindarkan dari Bahaya

    Semua manfaat atau keutamaan yang didapat dari mengamalkan membaca Shalawat Nariyyah hanyalah terjadi atas izin Allah SWT. semoga kita termasuk golongan ummat Nabi Muhammad SAW yang berhak mendapat Syafaat beliau Aamiin.

    Sumber Ilustrasi: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Weirdtext12345.svg
  • Doa Penutup Kegiatan

    Do’a Penutup Kegiatan

    ragamkatakita.com – Sahabat raka, doa merupakan salah satu bagian yang tidak terpisahkan dari setiap aktifitas kita. dan doa penutup kegiatan menjadi salah satu doa yang sering kita lakukan di setiap acara.

    Doa sebagai bentuk kepasrahan kita terhadap sang Pencipta yang menentukan segalanya. doa menjadi simbol kerendahan hati kita di hadapan sang illahi. 

    Dengan doa, setiap usaha dan kegiatan yang kita lakuan, akan menjadi hal yang berarti tanpa melihat bagaimana akhir dari kegiatan yang kita lakukan. 

    Karena dengan doa, hasil akhir dari kegiatan kita adalah yang terbaik untuk kita yang terjadi atas izinNya.


    doa penutup kegiatan

    Assalamu’alalkum Wr. Wb.

    Alhamdulillahirobbil ‘alamiin. hamdan syaakiriin. hamdan Naa’imiin. Hamdan yuwafiini’amahu wayuka fii maziidah. yaa robbana lakal hamdu kamaa yan baghili jalali wajhikal kariimi wa’adzimi sulthonik.

    Allahumma sholi ‘ala sayyidina Muhammad wa’ala aali sayyidina Muhammad. 

    Dengan menyebut nama Mu wahai Dzat yang Maha Menggenggam, dalam genggaman Mu-lah segala urusan kami serahkan. Segala puji bagi Mu, yang telah memberikan kami kekuatan, kesehatan, keselamatan dan kemampuan untuk kami menjalankan tugas dan kewajiban.


    Dengan nama Mu ya Robbi, Engkaulah Tuhanku yang tiada tempat bergantung selain dari pada Mu. Kami gantungkan setiap amal dan perbuatan kami agar Engkau membaguskannya akhir dari setiap urusan kami, Engkaulah yang Maha Membaguskan. Aku berlindung kepad Mu, dari malu di dunia dan adzab di akherat.

    Ya Allah ya Tuhan kami, hari ini kami telah selesai menjalankan serangkaian kegiatan . . . . . (nama kegiatan kegiatan), berkahilah kami, ridhoilah setiap urusan kami. Berikanlah penilaian yang baik, menurut penilaian Mu jika itu baik bagi kami. Engkaulah yang mengetahui yang terbaik bagi kami dan Engkaulah yang mengetahui apa-apa yang tersembuyi di hati kami.

    Jadikan setiap akhir dari kegiatan yang kami lakukan, menjadi awal bagi kami untuk menebar kebaikan di masa mendatang. Jadikanlah ia menjadi tabungan amal, catatan ibadah dan pahala yang melimpah, yang berguna bagi kami, bagi anak cucu kami, dan bagi orang-orang disekitar kami.

    Dengan segala kerendahan hati dan pengharapan yang tinggi, bimbinglah kami dalam memikul urusan kami. Akhirnya dengan Rahmat Mu lah kami berharap, dan hanya kepada Mu lah kami kembalikan setiap urusan kami.

    Robbanaa aatina fiddunya hasanah wafil aakhiroti hasanah waqinaa ‘adzaabannar. washalallahu ‘alaa sayyidina Muhammad wa’ala alihi washahbihi ajma’iin.

    wal hamdulillaahirobbil ‘alamiin.

    Wassalamu’alalikum Wr. Wb.


  • Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara

     

    Ki Hajar Dewantara

    Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara

    ragamkatakita.com – Hallo sahabat rakata, Sebelum membicarakan mengenai Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara, tentunya kita harus tahu dan kenal terlebih dahulu siapa ki Hajar Dewantara. akan sangat lucu kan, mempelajari filosofi pendidikan beliau, tetapi tidak tahu siapa beliau,

    Oleh karena itu, saya akan sedikit mencoba menerangkan tentang profil singkat beliau,

    Profil Ki Hajar Dewantara

    di kutip dari wikipedia.org Ki Hajar Dewantara  lahir di Pakualaman, 2 Mei 1889  dan meninggal di Yogyakarta, 26 April 1959 pada umur 69 tahun.

    Tokoh pendidikan nasional dengan nama Asli Raden Mas Suwardi Suryaningrat ini merupakan Pendiri Perguruan Taman Siswa.

    Semboyan beliau di dalam dunia pendidikan yang sering kita kenal yaitu Tut Wuri Handayani. Beliau di tetapkan sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden RI Pertama, Sukarno. Tepatnya pada tahun 1959.

    Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara

    Berbicara mengenai filosofi pendidikan, berarti harus mengerti apa itu mendidik. Tanpa mengetahui arti mendidik yang sesungguhnya, pendidikan tidak akan menemukan filosofi pendidikan itu sendiri.

    Oleh karenanya, Ki Hajar Dewantara menekankan pentingnya para pendidik untuk menyamakan persepsi tentang arti mendidik. Menurut beliau, mendidik adalah proses memanusiakan manusia atau humanisasi (mengangkat manusia ke taraf insani)

    Lebih lanjut, ki hajar dewantara mengemukakan bahwa tujuan pendidikan adalah penguasaan diri. Oleh karenanya, langkah untuk mencapai pendidikan yang humanis (memanusiakan manusia) harus melalui langkah penguasaan diri.

    Dengan penguasaan diri ini, setiap manusia akan mampu mengendalikan dan menentukan sikapnya sendiri dan bertanggung jawab atasnya. dalam konteks kebangsaan, pendidikan merupakan usaha bangsa Indonesia untuk keluar dari kebodohan.

    https://www.kotaklaten.com/pendidikan-karakter-menurut-ki-hajar-dewantara/

  • Lafal Sayyidul Istighfar dan artinya, Keutamaan, serta Manfaat Membacanya

     

    sayyidul istighfar

    Lafal Sayyidul Istighfar dan Artinya, Keutamaan, serta Manfaat Membacanya

    Ragamkatakita.com –  Bismillahirohmaanirrohim. Alhamdulillah, Wasyukrulillah ‘ala ni’matillah. Asyhaduan laa ilaaha illallah wahdahu laa syariikalah, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rosuuluh.  Sahabat rakata yang semoga dirahmati oleh Allah SWT. mengutip dari NU OnlineSayyidul istighfar merupakan istighfar yang paling utama dari sekian banyak lafal istighfar.

    Hal ini tidak lain karena lafal sayyidul istighfar mengandung pengakuan seorang hamba atas ketuhanan sang pencipta, pengakuan terhadap nikmat yang diberikanNya, dan pengakuan atas dosa yang diperbuat.

    Lafal Sayyidul Istighfar dan Artinya

    اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ. أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ. وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ. فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ

    Artinya: “Hai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau,” HR. Bukhari no. 6306).

    Keutamaan Sayyidul istighfar

    Di antara keutamaan laffal sayyidul istighfar adalah bahwa orang yang membacanya, baik di pagi hari maupun sore hari, maka ia termasuk ahli surga. 

    Hal ini sebagaimana di riwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dalam sebuah hadits dari Syaddad bin Aus bahwa Rasulullah SAW bersabda, yang artinya:

    “Siapa yang membaca sayidul istighfar di sore hari, lalu ia meninggal di malam itu, niscaya ia termasuk penghuni surga. Demikian juga berlaku bagi mereka yang membaca sayidul istighfar di pagi hari, lalu wafat di hari itu juga, niscaya ia termasuk penghuni surga.”

    Manfaat Istighfar

    Adapun manfaat istighfar secara umum yaitu sebagai berikut:

    1. Diampuninya dosa-dosa yang telah kita lakukan. 

    2. Membersihkan Hati yang kotor

    3. Sebagai bentuk syukur kita pada Allah SWT.

    4. Dicintai oleh Allah SWT.

    5. Terhindar dari Adzab.

    6. Melancarkan Rizki

    7. Menenangkan Batin

    Demikian beberapa manfaat beristighfar. Semoga kita termasuk hamba Allah yang senantiasa mensucikan diri dengan gemar beristighfar. Aamiin.