Blog

  • PUISI UNTUK NEGERI: Mereka Menjadi Budak

    puisi untuk negeri

    Mereka Menjadi Budak

    Karya: Chotibul Umam

    Di negeriku, Negeri sejuta mafia
    Kalam Illahi, indah menyejukkan hati
    Di negeriku, negeri sejuta mafia
    Para da’i bebas melucu, mewagu dan kaku
    Di negeriku, negeri sejuta mafia
    Para santri, merasa bingung, kaget dan gila
    Di negeriku, negeri sejuta mfia
    Anak kecil di gembleng menjadi dewasa
    Berlajar agama, memakan makanan burung kakak tua
    Di negeriku, negeri sejuta mafia
    Orang tua memperbudak anaknya atas nama agama
    Agama terlihat menakutkan, karena syaitan telah memperbudak mereka
    Mereka menjadi budak, maka syaitan menjadi tuannya

     

    Tanggamus, 12 April 2021

    Sumber Ilustrasi: https://www.pexels.com/id-id/foto/1290982/

  • PUISI UNTUK NEGERI: Kongkalikong

    puisi untuk negeri

    Kongkalikong

    Karya: Chotibul Umam

    Di negeriku, Negeri sejuta mafia
    Kongkalikong bukan hanya untuk yang buruk rupa, saja
    Kongkalikong merubah wajah tampan menjadi buruk rupa
    Wajah tampan hanya di balik cermin saja
    Wajah buruk terlihat tampan karena dilihat tak pakai mata
    Yang pakai mata ternyata rusak cerminnya
    Yang utuh cerminnya ternyata gelap ruangnya
    Mereka saling melihat dan menatap
    Mereka mengaku saudara
    Namun hati busuk, lain di hati lain di kata

    Tanggamus, 27 April 2021



    Sumber Ilustrasi: https://publicdomainvectors.org/id/bebas-vektor/Tangan-yang-menawarkan-uang-vektor-gambar/79988.html

  • Galau

    Karya: Chotibul Umam

     

    Hatiku galau tak terkira

    Melihat kegalauan hatiku kira mereka

    Aku galau, bukan karena galau

    Tapi galau karena mereka kira aku galau

    Mereka galau, karena mengkhawatirkanku yang galau

    Aku galau, karena mengkhawatirkan mereka yang mengkhawatirkanku

    Marilah kita galau bersama-sama

    Dan hilangkan kekhawatiran diantara kita,

    Asalkan masih bisa makan,

    Sesuap nasi dan puasa akan terasa nikmat di hari tua

     

    tanggamus, 25 April 2021

  • Perbedaan























    Karya: Chotibul Umam

     

    Di negeriku, Negeri sejuta mafia

    Perbedaan tumbuh subur bagaikan ubur-ubur

    Perbedaan menjadi pahlawan tak disengaja

    Menyelamatkan kepunahan yang sia-sia

    Perbedaan sesungguhnya adalah rahmat

    Meninggikan martabat ummat

    Namun di negeriku, perbedaan menjadi laknat

    Karena mata busuk hati berkarat

    Perbedaan menjadi senjata pemecah

    Sementara senjata dikuasai mafia

    Perbedaan menjelma mafia

     

    Tanggamus, 12 April 2021




    Sumber gambar: https://www.pikist.com/free-photo-izuuj/id

  • Ada Seorang Presiden

     
    Sumber gambar: https://pixabay.com/id/illustrations/president-indonesia-jokowi-3616060/
    Karya: Chotibul Umam

     

    Ada seorang presiden

    Presiden di negeri  sejuta mafia

    Kaki tangannya, tidak sengaja terbelenggu mafia

    Kaki tangannya, terbelenggu mafia tidak sengaja

    Yang tidak sengaja, menjadi mafia

    Yang menjadi mafia, tidak sengaja menemukan lumbung nafsunya

    Presiden, oh presiden, luruskanlah niat hatimu

    Sucikanlah janji setiamu

    Tegakkanlah pandang wajahmu, singsingkan lengan bajumu

    Rawe-rawe rantas malang-malang putung

    Kami, rakyat yang tidak tahu malu

    Menjadi penghulu kejayaan bagi negeri ini, bersamamu

     

    Tanggamus, 12 April 2021

  • "Perang"

    Karya: Chotibul Umam







    Sumber gambar: https://id.m.wikipedia.org/wiki/Berkas:Luitenant-kolonel-Raaff-voo.jpg

    Di negeriku, negeri sejuta mafia

    Berkecamuk perang tanpa medan pertempuran

    Di negeriku, negeri sejuta mafia

    Memakan daging tanpa lagi ada kenikmatan

    Di negeriku, negeri sejuta mafia

    Surga dan neraka terlihat indah keduanya

    Terserah kau saja, darimana mau melihatnya

    Yang penting laris, dagangan tak bersisa

    Pantang menyerah, walau harus perang saudara

    Di negeriku, negeri sejuta mafia

    Perang dingin asalkan ada selimutnya

    Tak perlu da’i baik buruk semua bisa dilihatnya

     

    Tanggamus, 12 April 2021

  • "Perang"

    Karya: Chotibul Umam







    Sumber gambar: https://id.m.wikipedia.org/wiki/Berkas:Luitenant-kolonel-Raaff-voo.jpg

    Di negeriku, negeri sejuta mafia

    Berkecamuk perang tanpa medan pertempuran

    Di negeriku, negeri sejuta mafia

    Memakan daging tanpa lagi ada kenikmatan

    Di negeriku, negeri sejuta mafia

    Surga dan neraka terlihat indah keduanya

    Terserah kau saja, darimana mau melihatnya

    Yang penting laris, dagangan tak bersisa

    Pantang menyerah, walau harus perang saudara

    Di negeriku, negeri sejuta mafia

    Perang dingin asalkan ada selimutnya

    Tak perlu da’i baik buruk semua bisa dilihatnya

     

    Tanggamus, 12 April 2021

  • "Di Negeriku"

    Karya: Chotibul Umam







    Sumber gambar: Sumber gambar: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Itu_disana!!!.jpg

    Di negeriku, Negeri sejuta mafia

    Kalam Illahi, indah menyejukkan hati

    Di negeriku, negeri sejuta mafia

    Para da’i bebas melucu, mewagu dan kaku

    Di negeriku, negeri sejuta mafia

    Para santri, merasa bingung, kaget dan gila

    Di negeriku, negeri sejuta mfia

    Anak kecil digembleng menjadi dewasa

    Berlajar agama, memakan makanan burung kakak tua

    Di negeriku, negeri sejuta mafia

    Orang tua memperbudak anaknya atas nama agama

    Agama terlihat menakutkan, karena syaitan telah memperbudak mereka

    Mereka menjadi budak, maka syaitan menjadi tuannya

    Tanggamus, 12 April 2021
  • "Di Negeriku"

    Karya: Chotibul Umam







    Sumber gambar: Sumber gambar: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Itu_disana!!!.jpg

    Di negeriku, Negeri sejuta mafia

    Kalam Illahi, indah menyejukkan hati

    Di negeriku, negeri sejuta mafia

    Para da’i bebas melucu, mewagu dan kaku

    Di negeriku, negeri sejuta mafia

    Para santri, merasa bingung, kaget dan gila

    Di negeriku, negeri sejuta mfia

    Anak kecil digembleng menjadi dewasa

    Berlajar agama, memakan makanan burung kakak tua

    Di negeriku, negeri sejuta mafia

    Orang tua memperbudak anaknya atas nama agama

    Agama terlihat menakutkan, karena syaitan telah memperbudak mereka

    Mereka menjadi budak, maka syaitan menjadi tuannya

    Tanggamus, 12 April 2021
  • Penggembala Kambing























    Sumber gambar; https://id.m.wikipedia.org/wiki/Berkas:Ferdinand_Chaigneau_-_Troupeau_de_moutons.jpg

    Karya: Chotibul Umam

     

    Ada seorang penggembala kambing, membawa kambingnya

    Kambing mereka bawa, tetapi lupa cambuknya

    Penggembala pergi, meninggalkan kambingnya

    Kambing menemukan cambuk,

    Cambuk menjerat penggembala

     

    Tanggamus, 12 April 2021